Kamis, 27 September 2012
Kamis, 20 September 2012
TENTANG ONE DIRECTION
Pada bulan Mei 2012, One Direction mulai merekam album kedua mereka yang bertajuk "Take Me Home" di Swedia.[68][69]
Para personil One Direction mengungkapkan bahwa mereka ingin lebih
banyak berkontribusi dalam penulisan lagu-lagu di album kedua mereka.
Dalam salah satu wawancara, Harry mengatakan: "Kami selalu menulis
(lagu) di perjalanan, di hotel dan di bandara. Kami tidak ingin
lagu-lagu kami terdengar seperti lagu yang ditulis oleh seorang pria
berumur 40 tahun lalu memberikannya pada kami untuk dinyanyikan."[70] Louise menambahkan: "Kami mau mempersembahkan album kedua ke zona yang agak berbeda. Akan ada lebih banyak suara gitar dan grungier.
Kami senang mendengarkan suara gitar saat tur. Dan sekarang kami mau
"menghidupkannya" dengan cara membawanya kedalam album kedua."[71] Album kedua ini dijadwalkan akan dirilis pada bulan November 2012.[72][73]
Tur dunia One Direction dijadwalkan akan dimulai pada bulan Februari 2013.[74][75] Sejauh ini, tur tersebut akan dilaksanakan di 101 kota yang tersebar di Inggris, Irlandia, Amerika Utara dan Australasia. Tiketnya sudah mulai dijual sejak Mei 2012. Di Inggris dan Irlandia, tiketnya terjual lebih dari 300.000 lembar hanya dalam satu hari.[76] Sementara itu di Australia dan Selandia Baru, penjualan tiket telah meraup pendapatan sebesar US $ 15,7 juta, dengan total tiket yang terjual sebanyak 190.000 lembar untuk 18 konser yang akan diselenggarakan di berbagai kota di kedua negara tersebut.[7][77]
Tur dunia One Direction dijadwalkan akan dimulai pada bulan Februari 2013.[74][75] Sejauh ini, tur tersebut akan dilaksanakan di 101 kota yang tersebar di Inggris, Irlandia, Amerika Utara dan Australasia. Tiketnya sudah mulai dijual sejak Mei 2012. Di Inggris dan Irlandia, tiketnya terjual lebih dari 300.000 lembar hanya dalam satu hari.[76] Sementara itu di Australia dan Selandia Baru, penjualan tiket telah meraup pendapatan sebesar US $ 15,7 juta, dengan total tiket yang terjual sebanyak 190.000 lembar untuk 18 konser yang akan diselenggarakan di berbagai kota di kedua negara tersebut.[7][77]
ONE DIRECTION
One Direction adalah grup penyanyi pria asal Inggris-Irlandia yang terbentuk di London pada tahun 2010. Grup ini beranggotakan Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles dan Louis Tomlinson. One Direction dikontrak oleh Syco Records, label rekaman milik Simon Cowell, setelah menjadi juara ketiga dalam ajang pencarian bakat The X Factor musim ke-7 pada tahun 2010.[1] Setelah sukses di Inggris, One Direction kemudian dikontrak oleh label rekaman asal Amerika Utara, Columbia Records pada tahun 2011.[2]
Pada bulan November 2011, One Direction merilis album pertama mereka yang bertajuk "Up All Night". Album tersebut menjadi album dengan penjualan tercepat pada tahun 2011 di Inggris.[3] Pada tahun yang sama, di Amerika Serikat, album mereka juga sukses bertengger di posisi puncak Billboard 200. "Up All Night" menguasai sepuluh besar UK Singles Chart dengan singel perdana "What Makes You Beautiful". Lewat singel ini, One Direction berhasil memenangkan Best British Single (singel Britania Raya terbaik) di ajang BRIT Awards tahun 2012.[4] One Direction juga sukses menjual singel tersebut secara digital dengan total unduhan sebanyak 2.060.303.[5] Album kedua mereka yang bertajuk "Take Me Home" akan dirilis pada tanggal 12 November 2012.[6] Sementara itu, tur dunia One Direction dijadwalkan akan berlangsung pada tahun 2013. Tur ini akan dimulai dari kota-kota di Inggris dan Irlandia kemudian dilanjutkan ke negara-negara di Amerika Utara dan Australasia.[7]
Atas kesuksesannya ini, One Direction dikatakan sebagai pemicu kebangkitan kembali era boy band Eropa yang sebelumnya pernah berjaya pada tahun 1990-an. One Direction juga dilabeli sebagai gelombang baru "Invasi Britania" (British Invasion) yang melanda Amerika Serikat, mengikuti jejak The Beatles pada tahun 1960-an. Di Indonesia, meskipun sedang dilanda histeria terhadap boy band asal Korea Selatan, gaung boy band ini juga sangat kencang terdengar. Antara bulan Februari sampai April 2012, tercatat "Indonesia Wants One Direction" sempat beberapa kali menjadi topik hangat di salah satu situs jejaring sosial.[8]
B E A G E
Band ini lahir dari pertemanan semasa SMA antara Alosh (vocal) dan
Bethe (guitar) yang sering ngejam bareng di studio musik, kemudian
mereka bertemu 'ndi dan Iman yang kebetulan adik dan kakak, saat mereka
sedang menghabiskan liburan di Bandar Lampung. Setelah satu tahun
berteman dan ngeband bareng, mereka bertekad untuk membawa band iseng
ini menjadi sesuatu yang lebih serius, tepatnya pada 20 September 2003.
Alosh (vocal), 'ndi (guitar), Bethe (guitar), Indra (bass) dan Iman
(drum), sepakat menggunakan nama b.a.g, sebagai nama band mereka.
Nama 'bag' sendiri terinspirasi dari kata dari 'bag' yang berarti tas. Nama tersebut dipakai karena band ini diibaratkan sebuah tas, yang di dalamnya terdapat berbagai macam barang yang berbeda, tapi mempunyai satu tujuan, begitu pula b.a.g yang di dalamnya, terdiri dari beberapa macam karakter, tetapi memiliki satu visi.
Seiring berjalannya waktu, Indra (bass) mengundurkan diri karena alasan pendidikan, dan untuk sementara posisi bass ditempati oleh additional player. "Dan nama band juga sepakat kami ganti menjadi beage (dibaca Be A Ge), dengan lafal bahasa Indonesia. Tujuannya, agar lebih enak diucapkan dan lebih membumi dengan bahasa sehari-hari, karena kami cinta Indonesia" papar Sutan Kamanjaya, Media Promotion PT Music Factory Indonesia, perusahaan rekaman yang menaungi band ini.
Konsep musik beage memiliki nuansa yang berbeda dari band-band lainnya, yaitu funpop yang easy listening, tapi tetap berkualitas dari segi materi lagu maupun sound. Sang vokalis, Carlos Komari Cephas (Alosh) sangat memberikan warna pop di dalam band dan sangat ter-influence dari berbagai musik pop di dalam, maupun luar negeri, mulai dari Michael Learns to Rock, The Beatles, Bryan Adams, Hillsong, Keane dan McFly.
Sedangkan Andika Dwi Putra ('ndi) pada lead guitar lebih memperkaya warna di dalam lagu-lagu beage, sentuhan Blues & Rock 'n Roll dengan sound yang modern crunch ini terinspirasi oleh Ritchie Kotzen, Steve Ray Vaughan, Jimi Hendrix, Richie Sambora, Lenny Kravitz, dan Joe Satriani. Bambang Wardiansyah (Bethe) pada Rhythm Guitar memberikan nuansa sound-sound Drive, Distortion & Modulation yang terinspirasi oleh My Chemical Romance, Billy Talent, Muse dan lainnya. Firmansyah Tri Putra (Iman) pada drum memberikan warna lain pada beage, yaitu style funk yang terinspirasi oleh Red Hot Chili Peppers, Funky Kopral, Incubus, Maroon 5 dan MUSE.
Dari berbagai macam karakter ke empat (4) personel inilah, akhirnya terbentuk musik funpop ala beage yang bervariasi. Beage tak hanya menawarkan musik pop pada umumnya dalam album perdananya ini, beage juga menawarkan jenis pop lainnya, seperti pop alternative, funpop, rock 'n roll, pop rock dan lainnya.
Sebelum ke major label, Beage merupakan salah satu band lokal lampung yang sukses lewat indie label. Mereka kerap satu panggung dengan band indie lainnya seperti Kangen Band dan Daun Band (sekarang Hijau Daun) saat itu.
Sendiri lagi dipilih menjadi single pertama beage di album perdana, karena lagu ini sangat mewakili musik funpop. Selain lagunya sedikit melankolis, tetapi diaransmen dengan nada dan melodi yang riang serta easy listening, lirik lagu ini juga apa adanya dan mudah dimengerti.
Band asal Lampung ini pada Rabu 11 Februari 2009, meluncurkan album perdananya yang bertajuk “Love Song”.
2 tahun berikutnya band ini meluncurkan album kedua bertajuk “Kekasih Idaman” pada tahun 2011.
Nama 'bag' sendiri terinspirasi dari kata dari 'bag' yang berarti tas. Nama tersebut dipakai karena band ini diibaratkan sebuah tas, yang di dalamnya terdapat berbagai macam barang yang berbeda, tapi mempunyai satu tujuan, begitu pula b.a.g yang di dalamnya, terdiri dari beberapa macam karakter, tetapi memiliki satu visi.
Seiring berjalannya waktu, Indra (bass) mengundurkan diri karena alasan pendidikan, dan untuk sementara posisi bass ditempati oleh additional player. "Dan nama band juga sepakat kami ganti menjadi beage (dibaca Be A Ge), dengan lafal bahasa Indonesia. Tujuannya, agar lebih enak diucapkan dan lebih membumi dengan bahasa sehari-hari, karena kami cinta Indonesia" papar Sutan Kamanjaya, Media Promotion PT Music Factory Indonesia, perusahaan rekaman yang menaungi band ini.
Konsep musik beage memiliki nuansa yang berbeda dari band-band lainnya, yaitu funpop yang easy listening, tapi tetap berkualitas dari segi materi lagu maupun sound. Sang vokalis, Carlos Komari Cephas (Alosh) sangat memberikan warna pop di dalam band dan sangat ter-influence dari berbagai musik pop di dalam, maupun luar negeri, mulai dari Michael Learns to Rock, The Beatles, Bryan Adams, Hillsong, Keane dan McFly.
Sedangkan Andika Dwi Putra ('ndi) pada lead guitar lebih memperkaya warna di dalam lagu-lagu beage, sentuhan Blues & Rock 'n Roll dengan sound yang modern crunch ini terinspirasi oleh Ritchie Kotzen, Steve Ray Vaughan, Jimi Hendrix, Richie Sambora, Lenny Kravitz, dan Joe Satriani. Bambang Wardiansyah (Bethe) pada Rhythm Guitar memberikan nuansa sound-sound Drive, Distortion & Modulation yang terinspirasi oleh My Chemical Romance, Billy Talent, Muse dan lainnya. Firmansyah Tri Putra (Iman) pada drum memberikan warna lain pada beage, yaitu style funk yang terinspirasi oleh Red Hot Chili Peppers, Funky Kopral, Incubus, Maroon 5 dan MUSE.
Dari berbagai macam karakter ke empat (4) personel inilah, akhirnya terbentuk musik funpop ala beage yang bervariasi. Beage tak hanya menawarkan musik pop pada umumnya dalam album perdananya ini, beage juga menawarkan jenis pop lainnya, seperti pop alternative, funpop, rock 'n roll, pop rock dan lainnya.
Sebelum ke major label, Beage merupakan salah satu band lokal lampung yang sukses lewat indie label. Mereka kerap satu panggung dengan band indie lainnya seperti Kangen Band dan Daun Band (sekarang Hijau Daun) saat itu.
Sendiri lagi dipilih menjadi single pertama beage di album perdana, karena lagu ini sangat mewakili musik funpop. Selain lagunya sedikit melankolis, tetapi diaransmen dengan nada dan melodi yang riang serta easy listening, lirik lagu ini juga apa adanya dan mudah dimengerti.
Band asal Lampung ini pada Rabu 11 Februari 2009, meluncurkan album perdananya yang bertajuk “Love Song”.
2 tahun berikutnya band ini meluncurkan album kedua bertajuk “Kekasih Idaman” pada tahun 2011.
Langganan:
Postingan (Atom)
